26 September 2010.
Hari ini saya sama temen geng waktu di kampus waktunya kumpul-kumpul. Karena kesibukan masing-masing personil *kayagrupbandaja*, kita jarang banget kumpul-kumpul setelah lulus kuliah 3 tahun yang lalu. Hari ini rencananya kita pergi ke beberapa tempat yang ada di Jakarta. Maklum masih belum sukses jadi jalan-jalannya masih sekitar Jakarta aja. Karena bosen dengan tempat-tempat yang berbau mall, kita memutuskan untuk pergi k tempat yang ga ngabisin duit banyak tapi menghasilkan *lho?? maksudnya???*
"Sakitnya sih ga seberapa, tapi malunyaaaa...."
Tempat yang pertama saya and campuss gank adalah Planetarium Jakarta, Taman Ismail Marzuki. Setelah perdebatan panjang dan cukup alot, akhirnya teman-teman saya mau juga ke Planetarium. Actually cuma 1 orang sih yang ga mau kesini, karena katanya ga ada apa-apa. Tapi karena ada 3 orang yang ingin ke Planetarium juga, jadi dia harus mengalah pada nasib. Capcus lah kita kesana.
Dari rumah saya di Bekasi, saya ke Kampung Melayu untuk janjian ketemu sama salah satu teman saya, karena jujur saja saya ga tau dimana tepatnya Planetarium berada. Hehehe....
Dari Kampung Melayu saya naik bis yang ke arah Tanah Abang, lalu turun di Tugu Tani. Dan waktu itu sudah menunjukan pukul 10.00 WIB dan pertunjukan di Planetarium akan segera dimulai. 2 teman saya yang sudah sampai disana dan meminta perpanjangan waktu *kaya tanding bola*.
Akhirnya dengan perjuangan panjang dan beberapa ngedumel karena kenek bisnya tidak memberikan pelayanan memuaskan. Saya berdua sampai di Planetarium, kami berlari menuju ruang pertunjukan yang berada di lantai 2. Kami berempat masuk ke sebuah ruangan dengan banyak bangku dan kubah setengah bulat diatasnya, yang ternyata di gunakan untuk layar. Karena sangat excited saya berlari sampai tidak melihat kalau ada anak tangga di tempat itu dan..... GUBRAAAKKK!!!!.... terjatuhlah saya... teman saya membantu saya bangun tapi sambil ngetawain *sebelll >.<*
Dan ketika saya bangun saya tidak sadar ternyata sudah banyak pengunjungnya yang semuanya melihat saya *jelas aja, kita kan orang terakhir masuk*... whuuaaaaaaaaaa.... tidaaaaaakkkkk..... tapi namanya juga saya, saya langsung bangun dan pasang tampang cool. Berasa tidak terjadi apa-apa, padahal sih, maluuuuuu banget.
"biasa aja..."
Setelah melihat pertunjukan selama kurang lebih 1 setengah jam kami memutuskan untuk pergi ke restoran eskrim yang katanya terkenal enak, dengan kaki terpincang-pincang. Kami menuju lokasi.
Dari TIM kami ke stasiun Cikini menuju stasiun Juanda. Karena dari kita berempat ga ada yang tau tempatnya, walhasil kita terbingung-bingung kearah mana kita mau pergi. Waktu itu sudah menunjukan pukul 12.30 WIB dan sudah masuk waktu zuhur, akhirnya kita memutuskan untuk shalat zuhur dulu di Masjid Istiqlal mohon diberi petunjuk. Hehehe....
Benar lah setelah shalat zuhur saya bertanya dimana tempat itu berada, ternyata letaknya ada di sebelah Masjid Istiqlal. Berjalan lah kami kesana... Berasa anak ilang aja kita... Sampai disana ternyata penuhnya,,, kaya berasa eskrim itu barang langka. Kami harus mengantri tempat duduk.
Setelah penantian yang lama, dapat juga tempat duduk. Itu juga hasil ngedumel bersama karena yang duduk sebelumnya tuh kaya sengaja lama-lama. hehehee....
Saya memesan eskrim tutti fruity.... Akhirnya datang juga eskrim pesanan kita. Penyajiannya sih kurang menggugah selera, ga ada garnish-garnish-annya. Dan ternyata juga rasanya juga biasa aja. Berasa eskrim... hehehe.... menurut lidah saya ya...
"makan oh makan..."
Karena perut hanya terisi eskrim yang cuma numpang lewat di lambung. Kami memutuskan untuk berjalan lagi mencari makanan. Sampai lah kita di Monas, tapi seperti yang anda ketahui. Ada apa makanan apa disana??? Akhirnya kita memutuskan untuk mencari makan di Atrium Senen. Setelah naik kopaja, sampailah kita disana. Dan tanpa saya sadari ternyata kaki hasil jatuh tadi adalah bengkak. Pantes sakit...
Di Atrium teman saya ingin mie ramen tantangan dan berjalanlah kami menuju restoran Jepang itu. 2 teman saya ikut tantangan makan mie ramen super pedas, karena saya kurang begitu suka pedas jadi saya mending ga ikutan daripada di opname lagi.
Dengan waktu 15 menit, dengan perjuangan panjang, perut kembung dan menangis-nangis *yang ini agak lebay* salah satu teman saya berhasil... yeeeeee.......
dan yang membuat malu adalah setelah makan itu ternyata seluruh pelayan berteriak untuk kita memberi selamat... whuaaaa.... semua orang melihat kearah kita.... untung bukan saya yang makan, jadi saya ga teralu malu... heheheee....
Dan teman saya berhasil mendapatkan voucher,,, yeeeee.... Selamat y say..... ^.~
Tak terasa waktu sudah sore dan kita belum sholat ashar. Subhanallah, susaaaahhh banget cari musholla di mall itu. Dengan menahan sakit di kaki dengan kaki terpincang-pincang, muter-muter dulu lah kita. Dari atas ke bawah... Dan akhirnya ketemu juga..
Hari ini memang perjalanan yang melelahkan dan menyakitkan. Tapi saya senaaaang... Sangat jarang dapet momen kaya gini.. Miss u girls... Sayang salah satu teman kami ga bisa ikutan karena dia berada nun jauh di luar jawa sana... Miss u much Girl... :-*